Berapa banyak dari kita semua yang tertarik untuk merawat dan memelihara mereka (Hewan Peliharaan –Red), mungkin bisa berupa Anjing, Kucing, Tikus, Burung, Ular, atau bahkan memelihara binatang yang sangat jarang dipelihara oleh manusia, seperti Domba Krakatau, Ulat Loncat Mandarin, Bekicot Sumedang, atau bahkan bagi Anda yang percaya akan mistis bisa memelihara Jenglot (sejenis “mahluk” sebesar dan serupa dengan kalelawar, mengkonsumsi darah, dan memiliki rambut yang panjang -Red)

Di sini saya akan membahas apa untung dan ruginya memelihara mereka, sering kali kita di rumah merasa kesepian dan bosan, mungkin solusi utama-nya adalah dengan adanya “teman” baru kita yang satu ini, memang betul merawat mereka tidak semudah merawat gigi Anda, namun apa salahnya Anda mencoba mengenal mereka, karena siapa tahu mereka inilah yang akan memberikan atmosfer baru yang jauh lebih indah di dalam kehidupan Anda.

Langsung saja saya akan membahas beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli dan selanjut-nya merawat mereka :

1. Kenali dulu karakter hewan yang Anda inginkan sebelum membeli-nya, karena analisa dari psikologi kedokteran hewan di Jepang sudah menyimpulkan bahwa karakter hewan melambangkan karakter pemiliknya. Misalnya beberapa jenis Anjing, Dalmation mempunyai banyak “polkadot” hitam di sekujur tubuh-nya dan terkenal sebagai anjing yang “goblok” (bodoh, tidak pandai, IQ rendah -Red) karena sulit dilatih, Pomeranian suka menggonggong tanpa sebab akibat yang sulit dideteksi, Rotweiller anjing yang galak, blablabla…

2. Sesuaikan binatang peliharaan dengan keadaan rumah Anda. Sebagai contoh : Bila halaman Anda cukup luas pilihlah jenis Anjing yang besar dan hiperaktif agar mereka bisa berolahraga, tetapi bila halaman Anda kecil pilihlah jenis anjing yang sebaliknya. (Jangan memelihara sekelompok Kambing bila rumah Anda berukuran 2 x 2 meter)

3. Belilah mereka di tempat – tempat yang sudah jelas, dan berilah mereka nama agar terkesan lebih akrab dan karib a.k.a Soulmate. JANGAN pernah membeli mereka di tempat – tempat yang  tidak jelas (ex: tempat clubbing, panti pijat, toko musik, dll), dan JANGAN pernah memberi mereka nama seperti nama orangtua Anda. (ex: Richard, ketika dipanggil  yang datang dua mahluk)

4. Memperkenalkan mereka dengan keadaan rumah Anda agar mereka tidak tersesat di calon “markas” besar mereka, dan bila bisa belilah mereka dari bayi agar mudah dilatih, JANGAN pernah membeli mereka ketika mereka sudah lanjut usia dan tinggal menunggu ajal.

5. Ajarilah mereka untuk buang air di satu tempat pilihan Anda, memang awalnya agak sulit, namun lama – lama mereka akan terbiasa. Misalnya sebelum ada “penampakan” dari mereka ingin membuang air, segeralah Anda angkat mereka ke halaman rumah agar mereka membuang “itu” pada halaman Anda, dan lambat laun seiring waktu berjalan niscaya mereka akan “sadar”.

6. Jagalah kesehatan dan atur pola makan mereka, misalnya Anda sedang menjalan-kan diet, dan Anda bertekad tidak mau memberi peliharaan Anda makanan, sedangkan Hewan Peliharaan Anda sedang hamil dan belum makan dua hari, JANGAN melakukan itu… , Sadis tw ga wkwkwkw

7.  Mandikan binatang Anda dengan teratur, kecuali anda memelihara ikan.

8. Terakhir, berilah mereka kedamaian dan kebahagiaan selamanya. Amin

Bagaimana, apakah Anda sudah mau mulai menabung untuk membeli “Teman” baru kita ini, semoga Anda dapat masuk-kan dari Post saya kali ini.

pesan dariku  :

“Hewan lebih pantas dijadikan teman daripada mempunyai Teman yang seperti hewan ”.