Planet yang di temukan tersebut memilik ukuran yang tepat, diduga mempunyai air dalam bentuk yang cair, dan secara terminologi galaktik berada relatif dekat yakni 190 trilyun kilometer. Namun bintang yang di kelilinginya berupa “bintang kerdil merah” atau red dwarf yang jauh lebih kecil, lebih redup, dan lebih dingin di banding dengan Matahari kita.
Planet itu di temukan menggunakan teleskop European Southern Observatory di La Silla, Chilli, yang memiliki instrumen khusus untuk memecah cahaya guna menemukan objek dalam panjang gelombang berbeda-beda. Dengan cara itulah, di temukan planet yang mengelilingi bintang merah kerdil, Gliese 581.
Red dwarf adalah bintang kecil yang berenergi rendah yang memancarkan cahaya merah redup. Sampai beberapa tahun lalu, para Astronom tidak menganggap bintang-bintang seperti itu bisa menjadi tempat tinggal planet-planet yang memiliki kehidupan.